Masya Allah... NO HOAX ! Ini Baru 3 Bulan, Anies-Sandi Sudah Penuhi Janji-janjinya

 

 Yes  Muslim  -  JAKARTA - H. Anies Rasyid Baswedan, Ph.D dan H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A, dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2017.

Praktis pasangan yang diusung oleh Gerindra-PKS dan PAN (bergabung di putaran dua) ini baru 3 bulan menjalankan amanah.

Namun, dengan jabatan yang baru seumuran jagung itu, mereka -biidznillah (atas izin Allah)- sudah menorehkan prestasi dan melunasi janji-janjinya.

Sederetan prestasi dan janji-janji yang telah direalisasikan dalam rentang 3 bulan menjabat, diantaranya:

☑ MENUTUP ALEXIS

Gubernur Anies Resmi Tutup Alexis
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171030131530-20-252144/gubernur-anies-resmi-tutup-alexis

☑ MENATA PKL (PRO WONG CILIK)

Penataan Tanah Abang, Omzet PKL Naik hingga 50 Persen
https://metro.sindonews.com/read/1271234/171/penataan-tanah-abang-omzet-pkl-naik-hingga-50-persen-1515134934

☑ MEMBOLEHKAN MOTOR (PRO WONG CILIK)

Anies-Sandi Cabut Larangan Motor Lewat di Thamrin
https://news.detik.com/berita/3716204/ini-alasan-anies-sandi-cabut-larangan-motor-lewat-di-thamrin

☑ MEMBOLEHKAN MONAS UNTUK KEGIATAN KEAGAMAAN DAN UMUM

Anies Tegaskan Monas Terbuka untuk Semua Agama
https://www.viva.co.id/berita/metro/980657-anies-tegaskan-monas-terbuka-untuk-semua-agama

☑ OK OCE

Sandiaga: Dulu OK OCE Dicemooh, Sekarang Semua Ingin Ikut
http://news.liputan6.com/read/3175765/sandiaga-dulu-ok-oce-dicemooh-sekarang-semua-ingin-ikut

☑ MEREALISASIKAN OK OTRIP

Anies: OK Otrip untuk Transportasi Publik Jakarta Lebih Baik
http://www.beritasatu.com/jakarta/473373-anies-ok-otrip-untuk-transportasi-publik-jakarta-lebih-baik.html

☑ KJP PLUS SUDAH TEREALISASI MULAI 2018

Diberlakukan Tahun Ini, KJP Plus Bisa Ditarik Tunai
https://news.detik.com/berita/d-3815008/diberlakukan-tahun-ini-kjp-plus-bisa-ditarik-tunai

☑ MENGIZINKAN KEMBALI BECAK (PRO WONH CILIK)

Anies: Becak Kembali Beroperasi, Keadilan untuk Semua
http://news.liputan6.com/read/3227083/anies-becak-kembali-beroperasi-keadilan-untuk-semua

Senator Jakarta: Soal Becak, Itu Janji Jokowi yang Ditunaikan
Anies
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/18/01/18/p2r14u354-fahira-soal-becak-itu-janji-jokowi-yang-ditunaikan-anies

☑ PENCAPAIAN PAJAK MELAMPAUI TARGET

Penerimaan Pajak DKI Jakarta 2017 Lebihi Target
http://jakarta.bisnis.com/read/20180102/77/722638/penerimaan-pajak-dki-jakarta-2017-llebihi-target

Sejak 2013, Baru Tahun Ini Target Pajak DKI Tercapai Bahkan Melampaui
http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/02/10523301/sejak-2013-baru-tahun-ini-target-pajak-dki-tercapai

☑ MEREALISASIKAN PROGRAM RUMAH DP 0

Penuhi Janji Kampanye, Anies Resmikan Rumah DP Nol Rupiah di Jaktim
https://www.merdeka.com/jakarta/penuhi-janji-kampanye-anies-resmikan-rumah-dp-nol-rupiah-di-jaktim.html

Resmikan Rumah DP Rp 0 Pertama, Anies: Kami Lunasi Janji
https://finance.detik.com/properti/3820876/resmikan-rumah-dp-rp-0-pertama-anies-kami-lunasi-janji

***

Itu sederetan prestasi dan janji-janji Anies-Sandi yang sudah dilunasi hanya dalam rentang 3 bulan menjabat.

NAMUN... ADA 1 JANJI ANIES yang masih BELUM LUNAS BELUM TUNTAS... DAN ITU ADALAH JANJI TERBESAR... YAITU JANJI STOP REKLAMASI.

Bukannya Anies lupa atau tak mau penuhi janji Stop Reklamasi, tapi masih terhambat (lebih tepatnya dihambat). Padahal Anies sudah berusaha...

Anies Minta Kepala BPN Batalkan Sertifikat HGB 3 Pulau Reklamasi
https://news.detik.com/berita/d-3806337/anies-minta-kepala-bpn-batalkan-sertifikat-hgb-3-pulau-reklamasi

TAPI....

Pemerintah Pusat Tolak Permintaan Anies Batalkan HGB Pulau Reklamasi
https://www.merdeka.com/jakarta/pemerintah-pusat-tolak-permintaan-anies-batalkan-hgb-pulau-reklamasi.html

JANJI ANIES STOP REKLAMASI... sampai saat ini masih terganjal/diganjil oleh penguasa yang lebih tinggi.

PADAHAL JANJI STOP REKLAMASI bisa dibilang janji yang terbesar.. karena persoalan Reklamasi tidak hanya terkait lokal, bukan juga cuma nasional, tapi ini persoalan Internasional. Masih ingatkan saat heboh wartawan tvOne dilarang saat hendak meliput proyek reklamasi? Ada patroli security pihak pengembang reklamasi yang menghalangi, padahal masih di kawasan laut Indonesia. Reklamasi sudah seperti negara dalam negara. Dan ini bahaya bagi Kedaulatan negara.

Kalau upaya Anies untuk Stop Reklamasi terus terganjal/diganjal, jangan salahkan Anies kalau 2019 terpaksa harus jadi Presiden RI dulu untuk lunasi janji stop Reklamasi.

Reklamasi lebih mudah dan bisa di Stop, kalau Anies jadi Presiden 😄




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

Ustadz Tengku Zulkarnain: Wali Allah VS Wali Setan





  Yes  Muslim  - Ceramah K.H. Tengku Zulkarnain (Ustadz Tengku Zulkarnain) memaparkan WALI ALLAH vs WALI SETAN.

Juga membahas tentang KHALIFAH.

Tema yang sangat penting.

Paparan yang sangat ber-nash, tegas, jelas, tuntas.

Dengan gaya khas penyampaian Ustadz Tengku, yang segar, mengalir, penuh kisah dan ibroh,
membuat betah menyimak sampai akhir.

Ceramah yang diposting di Youtube ini banyak mendapat tanggapan dari netizen yang telah menyimak.

Ardi Kunto: ya Allah saya yang berdosa ini dengan takdir mu tiba tiba saja mendengarkan ceramah ust zukarnain yg penuh dengan iman ini...

Maryam Mary: Masya Allah, Paparan Ilmu dgn lantang dan jelas, Allahu Akbar

Raziei Md.Rahim: Sungguh aku sgt mengagumi Ustaz Tengku.. sgt tinggi ilmu nye.. ikhlas penyampaian nye.. moga beliau terus berjuang dn istikomah.

Semoga Allah SWT senantiasa merahmati Ustadz Tengku Zulkarnain, keluarganya, dan kita semua yang mendapat manfaat ILMU dari beliau.

Simak videonya....


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

Emine Erdogan: "Jika kita peduli dengan kondisi di Afrika, Suriah, Rohingya, Kita harus berbagi apa yang kita miliki"

 

 Yes  Muslim  -  ISTANBUL - Ibu Negara Turki Emine Erdoğan berpartisipasi dalam acara makan malam amal, yang diadakan oleh Kelompok Kerja Wanita Independen Industrialis dan Kelompok Pengusaha untuk Rakhine, Ethiopia dan Suriah dengan tema "Menawarkan Harapan Untuk Wilayah yang Tertindas", di Istanbul, Sabtu (20/1/2018).

Menteri Keluarga dan Kebijakan Sosial Turki Fatma Betül Sayan Kaya, Deputi Istanbul Ravza Kavakçı, Presiden MÜSİAD Abdurrahman Kaan, Ketua Cabang Wanita Partai AK Istanbul Şeyma Döğücü, Ketua Bulan Sabit Merah Turki
(Kızılay) İlhami Yıldırım, Ketua Kelompok Kerja Wanita MÜSİAD Müge Öz juga hadir di acara itu.

Turki Ranking 1 Dalam Kemanusiaan

Memperhatikan bahwa Islam menyarankan untuk bersaing dalam kebajikan (fastabiqul khoirot), Ibu Negara Erdogan mengatakan: "Jika kita peduli dengan kelaparan di Afrika, penindasan di Suriah dan perkembangan di Rakhine (muslim Rohingya), yang perlu kita lakukan adalah membagikan apa yang kita miliki."

Menyatakan bahwa Turki bekerja di seluruh dunia untuk menawarkan bantuan dan meningkatkan kesadaran, Ibu Negara Erdogan menggarisbawahi bahwa Turki menempati urutan pertama dalam bantuan kemanusiaan jika dibandingkan dengan pendapatan nasional bruto negara dunia.

Sumber: https://www.tccb.gov.tr/en/news/542/89149/first-lady-erdogan-if-we-are-aware-of-the-developments-in-africa-syria-and-rakhine-we-should-share-what-we-have.html



sebelumnya : 


TURKI Negara Terbesar Dalam Bantuan Kemanusiaan ke Seluruh Penjuru DUNIA



Menurut Global Humanitarian Assitance Report (Laporan Bantuan Kemanusiaan Dunia) dari Development Initiative (DI) yang dirilis bulan Juni 2017, Turki menjadi negara terbesar kedua setelah Amerika Serikat yang paling banyak berkontribusi pada bantuan kemanusiaan.

Data ini menunjukkan Turki memberi kontribusi sebesar 6 Milyar Dollar dalam bentuk bantuan kemanusiaan di tahun 2016 sementara Amerika berkontribusi sebesar 6.3 Milyar Dollar.

Turki bahkan berada di peringkat pertama bantuan kemanusiaan bila dilihat dari sisi pendapatan nasional. Ini terbukti dari GDP Turki yang hanya sejumlah 857 Milyar Dollar pada 2016 bila dibandingkan dengan Amerika Serikat yang berjumlah 18.7 Triliun Dollar.


Bantuan kemanusiaan Turki di tahun 2015 berjumlah 3.2 milyar Dollar. Pada 2016, bantuan ini meningkat dua kali lipat menjadi 6 milyar Dollar.

Selama ini Turki berada di peringkat ketiga pada laporan DI dari tahun 2013, 2014, dan 2015, tapi naik ke peringkat kedua pada 2016.

Turki menolong banyak wilayah yang tak terjangkau oleh beberapa Negara dan institusi lainnya. Meski kenyataannya Turki bukanlah Negara terkaya di dunia, Turki telah membawa

dirinya menjadi penyedia bantuan kemanusiaan teratas, yang menunjukkan kedermawanan rakyat Anatolia (Turki).

Turki menampung lebih banyak pengungsi Suriah dibanding Negara lain di dunia. Turki secara keseluruhan telah menghabiskan sekitar 25 Milyar Dollar untuk menolong dan menampung pengungsi sejak awal Perang Sipil Suriah.

Turki memang Negara yang unik, jika bukan paradox. Sering dicibir oleh sebagian Negara Barat sebagai Negara miskin dan tak pantas masuk Uni Eropa, tapi Turki mampu menampung hampir 3 Juta pengungsi. Padahal seperti kata kelompok-kelompok ini sendiri, Turki memiliki Pendapatan Per Kapita hanya 11 Ribu Dollar AS, jauh dari rata-rata Uni Eropa maupun Amerika Utara yang sebesar 25-40  ribu Dollar per kapita. Wilayah Turki juga jauh lebih kecil dibanding wilayah Uni Eropa dan Amerika Utara.

Pemerintah Turki dan rakyatnya tidak mengeluh akan kehadiran pengungsi yang mencapai 3 juta. Sementara Eropa dengan ekonomi berkali-lipat serta wilayah lebih luas sudah tertatih-tatih menangani pengungsi yang jumlahnya 1.5 juta orang atau hanya setengah dari jumlah pengungsi di Turki. Penolakan atas penambahan pengungsi di daratan Eropa dan Amerika juga gencar, mereka menyebut pengungsi sebagai parasit.

Turki yang kerap disebut diktator terbukti memiliki jangkauan kemanusiaan dari wilayah muslim Mindanao di Filipina hingga Mogadishu di Somalia (Afrika). Turki yang sering disebut radikal ternyata tak segan memberi bantuan ke Sierra Leone di Afrika yang banyak non-muslimnya.

Mengapa Turki, yang bisa saja memilih untuk “mengurus urusan sendiri” malah memberi bantuan? Dan tak sekedar bantuan "ala kadarnya" tapi terbesar kedua di dunia?

"Jika Turki mengulurkan tangannya untuk orang-orang yang membutuhkan dari Filipina hingga Afrika hari ini, itu karena sejarah (Kekhilafan Islam), budaya dan agama kami," kata Wakil Perdana Menteri Turki Recep Akdag dalam acara World Humanitarian Day di ibukota Turki Ankara, Sabtu (19/8/2017).

Kepemimpinan Turki ingin menjadikan negeri mereka sebagai negeri dengan tangan di atas, bukan tangan di bawah.

Barakallah pemimpin Turki dan rakyatnya.

(Oleh Mohamad Radytio)



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

Tolak Bertemu PM Israel, Tiga "Khan" Superstar Bollywood Dipuji Sebagai "The Real Heroes"



  Yes  Muslim  -  Tiga super star Bollywood, Shah Rukh Khan, Aamir Khan dan Salman Khan menolak untuk bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang berkunjung ke India dan mengundang para bintang Bollywood pada Kamis (18/1/2018) pekan lalu. Seperti dilansir Muslim Mirror.

Sementara Amitabh Bachchan dan
keluarganya dengan bangganya bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan ber-selfie ria.

Tiga "Khan" yang menolak bertemu Netanyahu sang penjahat perang berlumur darah anak-anak Palestina ini sontak mendapat banyak apresiasi dari publik di sosial media dan menyebutnya sebagai "The Real Heroes".

Sementara, bintang Bollywood lain Ajaz Khan sampai membuat video mengungkapkan kemarahan kepada bintang Bollywood yang bertemu dan selfie dengan Netanyahu sang penjahat perang pembunuh rakyat Palestina.

Dalam video yang diunggah di Youtube, Ajaz Khan memperlihatkan foto-foto anak-anak dan ibu-ibu Palestina korban kejahatan Israel.

Berikut videonya...




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

Haruskah Bercerita Kepada Suami Bahwa Dulu Pernah Berzina Sehingga Sudah Tidak Perawan Lagi


Dihantui Dosa Zina


  Yes  Muslim  - Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Afwan ustadz, ana akhwat 23 th, ana punya masalah yang sampai sekarang belum ditemukan jawabannya. Sejujurnya ana pernah melakukan perbuatan dosa besar (zina), ana selalu dihantui rasa bersalah, lebih-lebih ana begitu takut akan azab Allah.
Alhamdulillah sekarang ana telah berusaha mengikuti manhaj ulama as-Salaf. Namun semakin sering ana mengikuti kajian, rasa takut ana semakin bertambah. Belum lama ini, ada ikhwan yang datang ber-ta’aruf. Kebetulan ikhwan tersebut sudah lama berislam dengan berusaha mengikuti manhaj ulama as-Salaf, tapi ana takut nantinya ikhwan tersebut kecewa pada ana karena ana punya aib. Bukankah laki-laki yang baik untuk wanita yang baik?
Apa yang harus ana lakukan?
Sedangkan pernikahan sebulan lagi, mohon jawabannya ustadz? Syukran.





Jawab:
Wa ‘alaikumussalam warahmatullaahi wabarakaatuh
Alhamdulillah. Saya sering menegaskan dalam jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang mirip, yang kesimpulannya sebagai berikut:
1. Kewajiban utama bagi pelaku dosa besar, seperti zina misalnya, tak lain adalah bertaubat secara tulus. Tak ada kewajiban yang lebih besar dari itu.
2. Hukuman jild atau cambuk bagi pezina yang belum menikah, serta rajam bagi yang sudah menikah bukanlah WAJIB, tapi hanya dianjurkan saja. Itu terbukti dengan Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam melengos sebanyak tiga kali, baru di kali yang keempat menerima pengakuan seorang wanita pezina, yang meminta dirajam. Para ulama menjelaskan, bila itu wajib, Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam tak akan melengos hingga tiga kali, untuk menguji ketulusan wanita tersebut. Yakni, tidak WAJIB bagi yang berzina lalu bertaubat.
3. Besar kecilnya nilai dosa,  juga dilihat dari kapan dan di mana dosa itu dilakukan. Dosa kecil di wilayah al-Haram, digolongkan dosa besar. Mencuri di masa paceklik, di zaman kemiskinan, di mana kaum kaya enggan berzakat, lebih ringan dari mencuri di masa kemakmuran. Itulah, kenapa Umar bin Khattab rodhiyallohu ‘anhu pernah tidak memberlakukan hukum potong tangan bagi pencuri, karena kebanyakan  pencuri melakukan pencurian akibat kemiskinan hebat yang melanda mereka.
4. Dosa masa lalu pupus dengan taubat. Wanita pezina boleh menikah dengan pria muslim yang suci, kalau si wanita betul-betul bertaubat. Itu pendapat yang paling benar, seperti dijelaskan panjang lebar oleh al-Imam asy-Syaukani rohimahulloh dalam Nailul Authaar.
Ukhti yang saya hormati. Coba, kita lebih melihat persoalan pada sisi maslahatnya, dan kita akan melihat betapa Islam adalah agama maslahat, yang mengerti betul hal-hal yang maslahat bagi seorang hamba, di dunia dan di akhirat.
Pertama, mari pikirkan maslahat Ukhti yang harus menjalani kewajiban menikah. Kewajiban menikah itu pasti hukumnya. Maka, hal yang pasti ini jangan digagalkan hanya oleh bayangan, kekhawatiran, dan rasa bersalah yang mencekam jiwa. Karena, bila diteliti lebih seksama, setiap kita juga berlumur dosa. Mari, kita renungi bersama firman Allah,
“….dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (Yusuf : 87)
Berzina dosa besar? Betul sekali. Tapi catatlah, bahwa dosa tidak shalat lima waktu itu jauh lebih besar dari dosa berzina. Itu mufakat di kalangan para ulama. Karena mereka hanya berbeda pendapat, apakah orang yang tidak shalat wajib sekali saja, bisa dikatakan kafir keluar dari Islam atau tidak?
Selebihnya, mereka sepakat bahwa tidak shalat wajib dosanya lebih besar dari zina, menenggak minuman keras, mencuri, hingga memerkosa sekalipun. Itu mufakat, tak ada perbedaan pendapat di kalangan para ulama.
Sekarang, kita tengok realitas. Bila ada seorang wanita muslimah pezina yang bertaubat, menikah dengan seorang pria muslim yang dulunya jarang shalat lalu bertaubat, bukankah kondisi si pria lebih mengkhawatirkan dibandingkan dengan wanita tersebut? Karena dosa tidak shalat, jauh lebih besar dari dosa berzina?
Hanya saja, bayangan maksiat berzina atau mencuri, kerap lebih membekas dalam memori. Itu sebenarnya karena kurangnya wawasan kita terhadap hukum-hukum Islam itu sendiri, sehingga orang tidak shalat dianggap lebih tidak membahayakan daripada pezina.
Ini bukan berarti kita mengecilkan arti dosa, termasuk berzina. Siapa pun yang melakukannya, wajib bertaubat. Ia harus menyesali perbuatan itu sedalam mungkin. Tapi, jangan sampai menimbulkan keputusasaan sedikit pun. Taubat menghapus segalanya. Tinggal, pikirkan bagaimana menjalani hidup sesudahnya, itu saja.
“Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Luqman : 34)
Kemudian, tak ada kewajiban seorang istri atau suami menceritakan segala dosanya di masa lampau. Apapun itu. Soal bekas pada diri seseorang yang pernah melakukan dosa memang berbeda-beda. Berzina menimbulkan efek fisik yang bisa saja dirasakan. Tapi, bila perzinaan itu sudah ditutup dengan taubat kepada Allah, tak ada keharusan menceritakannya, bahkan bisa jadi menceritakannya dilarang karena bisa menimbulkan kericuhan.
Bolehkah menutupi bekas perzinaan tersebut?
Sangat diperbolehkan, bahkan saya menganjurkan demikian. Minumlah –maaf–  jamu sari rapet. Cucilah kemaluan dengan air sirih setiap hari, selama beberapa hari sebelum malam pertama. Niscaya kondisi keperawanan akan nyaris sama seperti semula.
Soal darah keperawanan  juga tak usah dikhawatirkan, dan tak usah memulai obrolan untuk memperbincangkannya. Jujur, lebih banyak suami atau istri yang terkejut melihat darah keperawanan itu, ketimbang sebaliknya.
Mungkin  masih ada yang mengganjal, bila suatu saat suami mempertanyakan, “Apakah Engkau masih perawan atau tidak?”
Bagi saya –wallaahu A’lamu bishshawaab–  itu bisa dimasukkan dengan diperbolehkannya berbohong kepada suami atau istri, demi kemaslahatan perkawinan. Tapi, gunakanlah bahasa isyarat, itu lebih baik. Kalau ditanya, “Apa Engkau masih perawan?”
Jawab saja misalnya, “Aku masih gadis…, Mas.”
Adanya pertanyaan itu adalah kemungkinan yang sangat kecil sekali. Tapi, bila itu terjadi, bagi saya boleh saja seseorang berbohong menutupi aibnya di masa lalu, demi kebahagiaan rumah tangga. Karena, Allah sudah membuka pintu ampunan bagi setiap yang bertaubat.
“Kebohongan” itu adalah untuk menghindari mudharat karena adanya seseorang yang tidak bisa memaafkan dosa yang Allah sendiri saja bisa mengampuninya. Itu merupakan “kebohongan” untuk menghindari sikap zhalim orang yang menghakimi pelaku dosa yang telah bertaubat, dengan emosi dan kemarahannya. Jadi, kebohongan itu sudah tepat pada tempatnya, bila tujuannya adalah menjaga keutuhan rumah tangga, dan menghindari kepanikan orang yang tak mengerti arti taubat sesungguhnya.
Namun bila kondisi suami terlihat memungkinkan Ukhti untuk berterus terang, karena ia begitu lapang menerima segala kekurangan istrinya, termasuk meskipun ia pernah berzina, apalagi kalau ia yang lebih dahulu bercerita tentang masa lalunya yang ternyata juga sama kelamnya, apalagi ia juga bercerita bahwa ia dahulu sering berzina, maka silakan menceritakannya.
Asal diyakini bahwa itu tak akan membuatnya marah, lalu menghancurkan mahligai rumah tangga yang sudah terbangun secara baik sebelumnya. Awali dengan pertanyaan misalnya, “Bagaimana kalau istri Mas, dahulu juga banyak melakukan dosa, seperti berzina misalnya?” Bila ia mengatakan, tak masalah, ceritakanlah kepadanya hal itu, dan tunjukkan penyesalan mendalam di hadapannya. Bila perlu, menangislah seiring pengungkapan penyesalan tersebut. Bila itu terjadi dan memungkinkan, alangkah baiknya.
Namun bila hal itu tak memungkinkan, apalagi gelagat bahwa suami adalah jenis orang yang tak mau mendengar aib istri di masa lalu, tutupilah semua itu sebisa mungkin.
Bagaimana bila suatu saat ketahuan? Jangan khawatir. Allah tak akan menzhalimi hamba-Nya yang bertaubat. Allah menyukai para hamba-Nya yang bertaubat. Allah pasti melindungi Ukhti. Kalau karena itu dia menceraikan Ukhti, catat baik-baik Ukhti yang saya hormati: mungkin Allah telah menyiapkan calon suami yang jauh lebih baik, jauh lebih mengerti kondisi Ukhti, dan jauh lebih berguna buat Ukhti di dunia dan di akhirat. Allah tak akan menzhalimi para hamba-Nya. Ini realita. Doa kami, selalu menyerta.

Baarakallaahu laka, wa baaraka ‘alaika, wa jama’a baina kuma fii khair
Rubrik Konsultasi pra nikah, majalah Nikah Sakinah edisi Juni 2010

TUTUPI KEBURUKAN MASA LALU!

Pertanyaan.
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ketika baru beberapa hari menikah, kami mengalami konflik. Masalahnya, karena istri saya sebelum menikah tidak berterus terang menjelaskan masa lalunya.
Pada awal bertemu, saya langsung mengutarakan niat baik padanya, hingga akhirnya dia langsung menerima saya. Alhamdulillah, kami tidak pacaran, karena memang dari dulu saya selalu menjaga tidak dekat-dekat dengan wanita. Kami menikah pada bulan September 2004.
Setelah beberapa hari, istri saya bercerita tentang masa lalunya, karena istri saya ternyata telah berpacaran beberapa kali dan saya juga diperlihatkan foto masa lalunya tersebut, sehingga membuat saya merasa sakit hati.
Sungguh saya sangat terpukul. Sampai suatu hari, antara sadar atau tidak, bercampur emosi, saya keceplosan minta pisah saja. Saya tidak bilang cerai, karena kata cerai tidak bisa untuk main-main (bercanda). Istripun setuju. Namun, setelah berjalan beberapa lama, saya bisa menerima keadaan istri saya, hingga sampai saat ini istri saya sudah mengandung.
Yang ingin saya tanyakan, apakah ikatan pernikahan saya ini masih sah? Apakah saya harus melakukan nikah ulang? Mohon penjelasan persoalan saya ini. Jazakumullahu khairal jaza`.
Swt, Tangerang, Banten.
Jawaban.
Sesungguhnya sepasang suami istri tidak perlu menjelaskan masa lalu mereka berdua, apalagi yang berupa kemaksiatan, hal ini dilarang oleh agama.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
كُلُّ أُمَّتِي مُعَافًى إِلَّا الْمُجَاهِرِينَ وَإِنَّ مِنْ الْمُجَاهَرَةِ أَنْ يَعْمَلَ الرَّجُلُ بِاللَّيْلِ عَمَلًا ثُمَّ يُصْبِحَ وَقَدْ سَتَرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ فَيَقُولَ يَا فُلَانُ عَمِلْتُ الْبَارِحَةَ كَذَا وَكَذَا وَقَدْ بَاتَ يَسْتُرُهُ رَبُّهُ وَيُصْبِحُ يَكْشِفُ سِتْرَ اللَّهِ عَنْهُ
“Seluruh umatku mu’afa (dimaafkan dosanya), kecuali orang yang melakukan dengan terang-terangan. Dan sesungguhnya termasuk melakukan dengan terang-terangan yaitu, seseorang melakukan sesuatu perbuatan (kemaksiatan, Red.) pada waktu malam, lalu dia masuk pada waktu pagi, kemudian mengatakan: “Hai, Fulan! Kemarin malam aku telah melakukan demikian dan demikian”. Dia telah melewati malamnya dengan ditutupi (kemaksiatannya) oleh Rabb-nya (Penguasanya, Allah), dan dia masuk pada waktu pagi menyingkapkan tirai Allah darinya”. [HR Bukhari, no, 6069; Muslim]
Ada dua pendapat ulama berkaitan dengan maksud kata mu’afa di dalam hadits ini. Pertama, dima’afkan dosanya oleh Allah. Yaitu, setiap orang dari umat ini dimaafkan dosanya dan tidak akan disiksa, kecuali orang fasik yang secara terang-terangan melakukan kemaksiatan. Kedua, setiap umat Islam tidak boleh dighibah, kecuali orang yang secara terang-terangan melakukan kemaksiatan. [Diringkas dari Fathul Bari, Syarh Shahih Bukhari, hadits no. 6069]
Hadits ini secara jelas melarang menceritakan keburukan atau kemaksiatan pada masa lalu, karena hal itu termasuk melakukan kemaksiatan secara terang-terangan. Dan sudah pasti, jika suatu larangan agama dilanggar, akan mengakibatkan hal-hal yang tidak baik. Apa yang menimpa Anda dapat menjadi pelajaran.
Di dalam sebuah hadits yang lain, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitakan:
إِنَّ اللَّهَ يُدْنِي الْمُؤْمِنَ فَيَضَعُ عَلَيْهِ كَنَفَهُ وَيَسْتُرُهُ فَيَقُولُ أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا فَيَقُولُ نَعَمْ أَيْ رَبِّ حَتَّى إِذَا قَرَّرَهُ بِذُنُوبِهِ وَرَأَى فِي نَفْسِهِ أَنَّهُ هَلَكَ قَالَ سَتَرْتُهَا عَلَيْكَ فِي الدُّنْيَا وَأَنَا أَغْفِرُهَا لَكَ الْيَوْمَ فَيُعْطَى كِتَابَ حَسَنَاتِهِ وَأَمَّا الْكَافِرُ وَالْمُنَافِقُونَ فَيَقُولُ الْأَشْهَادُ هَؤُلَاءِ الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَى رَبِّهِمْ أَلَا لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ
“Sesungguhnya Allah akan mendekatkan seorang mukmin, lalu Dia akan meletakkan tiraiNya padanya dan menutupinya. Kemudian Allah mengatakan: “Apakah engkau mengetahui dosa(mu) ini, apakah engkau mengetahui dosa(mu) ini?” Orang mukmin itu mengatakan: “Ya, wahai Rabb-ku”. Sehingga, jika Allah telah menjadikan orang mukmin itu mengakui dosa-dosanya, dan dia melihat dirinya pasti akan celaka, Allah berfirman: “Aku telah menutupinya padamu di dunia, dan sekarang Aku akan menghapusnya untukmu pada hari ini (Kiamat)”. Kemudian buku kebaikannya-kebaikannya diberikan kepadanya. Adapun orang kafir dan orang-orang munafik, maka para saksi mengatakan: “Mereka ini orang-orang yang mendustakan Rabb mereka. Ketahuilah, laknat Allah menimpa orang-orang yang zhalim”. [HR Bukhari, no. 7514; Muslim, no. 2768].
Sungguh, ditutupinya kesalahan seseorang, tidak tersebarnya hal tersebut di dunia dan di akhirat, merupakan kenikmatan dari Allah Azza wa Jalla yang sangat besarSebaliknya, tersebarnya dan diumumkannya kemaksiatan seseorang merupakan kehinanaan baginya.Karena, siapakah di antara kita yang bebas dari kesalahan dan dosa-dosa?
كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ
“Setiap manusia banyak berbuat salah (dosa). Dan sebaik-baik dari orang-orang banyak berbuat salah (dosa) adalah orang-orang yang banyak bertaubat”. [HR Tirmidzi, no. 2499; Ibnu Majah, Ahmad, Darimi; dari sahabat Anas bin Malik].
Dengan penjelasan ini, maka masalah Anda ini tidaklah disebabkan oleh istri Anda yang tidak berterus-terang menjelaskan masa lalunya sebelum pernikahan. Bahkan yang benar adalah menutupi kesalahan masa lalu, karena memang Allah telah menutupi kesalahan-kesalahan itu. Cukuplah orang yang telah terlanjur berbuat dosa dan kesalahan itu bertaubat dengan sungguh-sungguh kepada Allah Azza wa Jalla.
Memang benar kata “cerai” tidak boleh untuk main-main. Di dalam sebuah hadits disebutlkan :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثٌ جَدُّهُنَّ جَدٌّ وَهَزْلُهُنَّ جَدٌّ النِّكَاحُ وَالطَّلَاقُ وَالرَّجْعَةُ
“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tiga (perkara), bersungguh-sungguh pada tiga (perkara itu) sungguh-sungguh, dan main-main pada tiga (perkara itu) sungguh-sungguh, (yaitu 🙂 nikah, thalaq, dan ruju’”. [HR Abu Dawud, no. 2194; Tirmidzi, no. 1184; Ibnu Majah, no. 2039; dihasankan oleh Syaikh al Albani].
Adapun perkataan Anda yang minta pisah dengan tanpa maksud thalaq (cerai), maka hal itu tidak menjadikan perceraian dan lepasnya ikatan pernikahan, karena lafazh talaq itu ada dua.
Pertama : Lafazh sharih (nyata, tegas). Yaitu lafazh yang ketika diucapkan difahami sebagai thalaq, dan tidak ada makna lain. Contoh: “engkau saya thalaq”, “engkau dithalaq (dicerai)”, dan semacamnya yang menggunakan kata “thalaq”. Sehingga seorang suami yang mengucapkan lafazh sharih thalaq ini, maka thalaqpun terjadi, baik dia melakukan secara bersendau-gurau, atau main-main, atau tidak berniat.
Kedua: Lafazh kinayah (sindiran, tidak tegas). Yaitu lafazh yang bermakna thalaq dan bermakna bukan thalaq. Contoh: “pulanglah ke rumah orang-tuamu”, “engkau bebas”, “engkau kulepaskan”, dan lainnya. Lafazh kinayah (sindiran) thalaq ini, jika diucapkan seorang suami kepada istrinya, thalaq tidak terjadi kecuali dengan niat thalaq. [Diambil dari kitab al Wajiz fi Fiqhis Sunnah wal Kitabil ‘Aziz, hlm. 322, karya Syaikh Abdul ‘Azhim al Badawi].
Adapun mengenai apa yang telah Anda katakan tersebut termasuk kata kinayah (sindiran), sedangkan Anda tidak berniat menthalaq istri, maka thalaq tidak jatuh, pernikahan Anda tetap sah, tidak perlu nikah ulang.
Demikian jawaban kami, dan hendaklah Anda bersegera mengurusi istri dan mempergaulinya dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah selalu memberikan rahmat dan bimbinganNya, sehingga kita semua dapat mengayuh biduk rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah.
Wallahu a’lam. (Red)
[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 12/Tahun IX/1427H/2006M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]
sumber :
http://majalahsakinah.com/2010/07/dihantui/
https://almanhaj.or.id/658-tutupi-keburukan-masa-lalu.html




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim -  Portal Muslim Terupdate ! 




komentar :


Selengkapnya

YES MUSLIM - Portal Muslim Terupdate !

Sajikan Info Unik, Menarik dan Populer
--------------------------------------------------------------
" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Baca Artikel Menarik Lainnya 



Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top